I Want to Commit Suicide

I want to commit suicide when I wake up in the morning one day. I lost my boyfriend in his unfaithfulness, I lost my job, I lost the opportunity of scholarship, I lost my faith. I lost almost everything but my parents. Worse, it made me feel much worse. I feel like I was just a load; a useless kid.

I did a mental health test in the internet and the result shows a red flag, a very high tendency to commit suicide.

I am depressed.

It is hard to do a self acceptance. The blame is on me.

People said high expectation bring high disappointment. Everybody expect too high to me. I do expect too high to myself. But actually I was just nothing.

I am just a 25 year old girl who suffers a mental illness.

 

Advertisements

Aphrodite

Namanya Taranina. Aku bertemu dengannya pertama kali saat aku bercumbu dengan  kekasihku Donna. Donna adalah salah satu sahabat Taranina. Malam itu tepat pada malam tahun baru di Singapura kami bersepuluh berpesta gila-gilaan di apartemen mewah Taranina.

Continue reading “Aphrodite”

Broken Machine

Dia datang dalam keadaan hancur. Seperti mesin yang rusak…

Mereka bilang semakin keras seseorang tertawa, semakin besar pilu yang sedang ia sembunyikan. Orang yang paling ramai suaranya dan membawa warna di sebuah kelompok kecil di masyarakat, dalam hatinya kita tidak pernah tahu bahwa warnanya mungkin pekat; entah itu pekat seanyir darah atau pekat selegam minyak mentah. Orang yang paling misterius adalah ia yang terlihat paling ‘terbuka’ karena kita tidak pernah tahu topeng apa yang sedang ia kenakan. Tidak ada bedanya antara sandiwara untuk menyembunyikan lara dan realita yang harusnya bahagia.

Mereka yang paling bisa memberikan solusi untuk segala masalah dengan tanggapan yang luar biasa bijak, terkadang bisa melakukan hal bodoh dan cerboh untuk memecahkan masalah pribadi mereka. Mereka yang biasa menampung tangis orang lain terkadang tidak tahu bagaimana menumpahkan air mata yang sudah menyeruak di dada. Terkadang yang sempurna mungkin saja kita tidak bisa membayangkan betapa hancur hatinya, betapa ia berusaha menutupi semua dukanya, yang seharusnya tidak ia tanggung sendirian hingga menimbulkan hal-hal fatal. Seperti mengenakan topeng, kita tidak pernah bisa menebak apa yang sedang mereka rasakan.

Dalam cerita pewayangan ada tokoh bernama Bathara Kala yang lahir secara tak wajar dan tumbuh menjadi raksasa yang tak mampu mengontrol nafsu makannya. Ia tidak puas dengan buruan di laut tempat ia lahir dan ia pun meminta dewa untuk diizinkan memakan manusia. “Orang-orang sukerta” adalah golongan orang yang dibolehkan dewa untuk dimakan Bathara Kala. Dari sekian banyak jenis Sukerta salah duanya adalah Ontang-Anting (anak lelaki tunggal) dan Unting-Unting (anak perempuan tunggal). Tidak mudah menjadi anak semata wayang. Beban yang berada di pundak anak-anak itu sungguhlah berat. Dan dalam laman ini beberapa kisah akan diungkapkan dengan nama samaran.

Alkisah tentang lima anak tunggal yang memiliki jalan hidup berbeda-beda; Quinn, Resti, Susan, Taranina dan Uliel.

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑